Foto di laman ini diambil dengan teleskop khusus yang diberi nama
VISTA. Teleskop VISTA merupakan tekeskop yang istimewa karena ia tidak
mengumpulkan cahaya normal yang biasa dilihat oleh mata. VISTA melihat
alam semesta dalam cahaya yang tidak bisa dilihat manusia, yakni cahaya inframerah.
Area pusat galaksi yang dipotret VISTA. Kredit: ESO/VVV consortium/D. Minniti
Tidak seperti cahaya tampak yang bisa dilihat dengan mata, cahaya
inframerah bisa bergerak melalui debu kosmik dan ia bisa memperlihatkan
apa yang tersembunyi disana.
Seperti teleskop lainnya, VISTA tidak hanya bisa memotret foto yang
indah dari angkasa (foto indah itu cuma bonus!). Tugas utama VISTA
adalah mengintip awan debu tebal di pusat Galaksi, yang biasanya
menyerap cahaya tampak.Tanpa ada penghalang, VISTA dapat memandang jauh ke alam semesta dan
mendeteksi obyek di sisi lain galaksi, yang tidak pernah tampak
sebelumnya.Foto yang berhasil dipotret ini merupakan contoh kejutan yang
berhasil diungkap VISTA saat memandang alam semesta dengan mata
inframerahnya.Foto tersebut hanya menampilkan sebagian kecil kosmos, tapi VISTA
berhasil menemukan dua bintang baru! Keduanya merupakan bintang tipe
spesial yakni bintang variabel Cepheid (SEA-fee-id). Vuntang Cepheid
berukuran sangat besar, berwarna kuning dan ribuan kali lebih terang
dibanding Matahari.Yang lebih menarik lagi, bintang Cepheid terkenal dari cara mereka
bercahaya. Biasanya secara perlahan-lahan bintang Cepheid akan menjadi
terang dan kemudian meredup seiring waktu. Terangnya dapat berubah dalam
waktu beberapa hari atau bulan, tergantung bintangnya. Nah, kedua
bintang baru ini juga demikian. Terangnya berubah setiap 11 hari.Fakta menarik: Bintang
variabel Cepheid punya peran sangat penting bagi para astronom. Mereka
bisa membantu astronom untuk menghitung jarak galaksi – galaksi jauh.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar