Social Icons

Pages

Kamis, 19 November 2015

Kisah Asal Usul Bulan



Kita terbiasa memandang langit di malam hari. dan pada saat Kita memandang keatas sana, Kita menjumpai Bulan. Pernahkkah Kita berfikir tentang Bagaimana sih asal usul Pembentukan Bulan?

Pembentukan Bulan dimulai sekitar 4,5 Milyar Tahun yang lalu, waktu itu di Tata Surya Kita terdapat 20 Planet yang mengitari Matahari. Salah satunya Bumi, tempat Kita menjalankan segala sesuatu.
ilustrasi tabrakan antara Bumi dan Theia
Ketika Bumi berevolusi mengelilingi Matahari, tiba-tiba Bumi ditabrak oleh sebuah Planet yang seukuran dengan Mars. Planet tersebut bernama Theia.  Planet Theia hancur berkeping-keping. sedangkan Bumi Kita ini selamat dari Kehancuran.
Kemudian puing-puing Planet Theia dan Planet Bumi saling menyatu, dan terbentuklah sebuah Planet. Planet tersebut terkunci gravitasinya oleh Bumi karena Gravitasi Bumi lebih besar daripada Gravitasi Planet hasil tabrakan Theia dan Bumi. Karena terkunci Gravitasinya oleh Bumi, maka namanya bukan Planet lagi, melainkan Satelit. Kita beri nama Bulan.
Setelah kejadian tersebut, Bulan muda permukaannya masih sangat panas. Kemudian setelah beberapa Juta tahun lamanya, Permukaan Bulan Kita mulai dingin dan membentuk sebuah daratan. Ketika proses pendinginan tersebut, Bulan Kita selalu dihujani asteroid-asteroid yang waktu itu mengelilingi Matahari dengan sangat tidak teratur. Karena Bulan Kita tidak memiliki Gravitasi yang besar, maka Asteroid-asteroid tersebut langsung menabrak permukaan Bulan, dan terbentuklah kawah-kawah.

Senin, 18 Mei 2015

WHY NO SUPER EARTH IN THE SOLAR SYSTEM?

Sampai dengan 20 tahun lalu, Tata Surya merupakan satu-satunya contoh sistem keplanetan di sebuah bintang. Tidak ada model lain yang bisa dijadikan pembanding.Jadi jika ada sebuah sistem keplanetan aka planet di bintang lain, maka tentunya akan memiliki model yang tidak jauh berbeda dari Tata Surya. Artinya, planet kebumian aka planet batuan yang kecil akan terbentuk di dekat bintang induk seperti halnya merkurius, Venus dan Bumi sedangkan planet gas raksasa aan terbentuk jauh dari bintang induk seperti halnya Jupiter, Saturnus dan planet es akan berada lebih jauh lagi. tentunya tak mengherankan karena temperatur sebuah sistem keplanetan akan semakin rendah jika semakin jauh dari bintang.
Pada kenyataannya, penemuan planet di bintang lain aka extrasolar planet menyajikan khazanah yang baru dan berbeda bagi para astronom. Tata Surya bukan lagi satu-satunya sistem dan keberadaan planet umum terbentuk di bintang lain. Planet tidak hanya menjadi milik bintang serupa Matahari saja dan di bintang tunggal saja, planet juga terbentuk dan bertahan di sistem bintang yang lebih dari satu.
Penemuan planet pertama dalam dunia extrasolar mengejutkan karena planet tersebut ditemukan di bintang yang sudah mengakhiri masa hidupnya. Planet pada pulsar. Kebangkitan extrasolar planet terjadi ketika planet pertama ditemukan di bintang serupa Matahari. Menariknya, planet tersebut merupakan planet gas raksasa yang berada sangat dekat dengan bintang induknya. Bahkan lebih dekat dari jarak Merkurius.  Karena itu planet serupa Jupiter yang berada dekat bintang induknya kemudian disebut planet Jupiter panas.  Ada lagi yang menarik dalam dunia exoplanet. Para astronom juga menemukan planet-planet yang seukuran Bumi maupun yang serupa Bumi.
Salah satu “jenis” planet itu adalah Bumi super. Istilah Bumi super merujuk pada massa planet yang lebih besar dari massa Bumi kita, tapi masih jauh lebih kecil daripada massa planet-planet gas seperti Uranus dan Neptunus, dan tidak berkaitan dengan keadaan permukaan planet apalagi dengan kemungkinan apakah planet itu laik huni atau tidak.  Planet-planet yang digolongkan sebagai planet Bumi super adalah planet yang massanya lebih besar dari Bumi sampai dengan 10 massa Bumi.
Dari perjalanan penemuan exoplanet, Bumi super bukanlah planet yang jarang ditemukan di sistem extrasolar planet. Para astronom menemukan 30 – 50 % bintang serupa Matahari memiliki planet Bumi super panas, yakni planet Bumi super yang mengorbit sangat dekat dengan bintang induknya, Ada juga planet Bumi super es, yakni planet batuan dengan atmosfer tebal yang terbentuk jauh dari bintang dan kemudian bermigrasi ke area yang lebih dekat ke bintang.
Uniknya, jenis planet yang satu ini tidak ditemukan di Tata Surya. Mengapa demikian, masih menjadi perdebatan dan penelitian dari para astronom.
Planet Bumi super panas
Pembentukan planet Bumi super panas masih menjadi misteri bagi para astronom. Ada dua teori yang dikemukakan para astronom.
Teori pertama menyebutkan kalau planet Bumi super panas terbentuk sangat cepat di dekat bintang. Materi planet Bumi super berasal dari puing-puing piringan yang berada di sekitar bintang yang baru saja terbentuk. Untuk itu dibutuhkan massa yang sangat besar di dekat bintang untuk bisa membentuk planet Bumi super di dekat bintang.
Teori kedua meyakini bahwa planet Bumi super terbentuk jauh dari bintang induknya dan kemudian bermigrasi ke dekat bintang induk. Dalam hal ini planet Bumi super terbentuk di area yang dingin yang disebut garis beku, batas dimana air dan senyawa kimia lainnya yang mengandung hidrogen berkondensasi menjadi es.
Bagaimana dengan planet Bumi super di Tata Surya? Yang kita ketahui, tidak ada planet bBumi super di Tata Surya. Tapi apakah pernah ada planet serupa itu di masa lalu? Menelusuri kembali jejak masa lalu Tata Surya pun tidak mudah.  Akan tetapi berdasarkan simulasi yang dilakukan para astronom, ada 2 model yang hampir mirip yang diajukan sebagai kemungkinan mengapa planet Bumi super tidak ada di Tata Surya. Kedua model tersebut melibatkan Jupiter yang bermigrasi menuju Matahari.
Jupiter si Pembawa Masalah
Pemodelan yang dilakukan Sean Raymond, dari Laboratoire d’Astrophysique de Bordeaux, Perancis menunjukan kalau planet gas raksasa seperti Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus lebih cepat terbentuk. Model Grand Tack aka Taktik Akbar yang ia gunakan menunjukan kalau di masa lalu Jupiter bermigrasi lebih dekat ke Matahari sampai di area orbit Mars sebelum bergerak mundur ke lokasinya sekarang.
Dalam model Taktik Akbar, di masa awal pembentukan Tata Surya, Jupiter yang bermigrasi bertindak seperti sekop gravitasi yang mendorong setengah materi debu dan batuan di depannya dan menghamburkan sisa materi di belakangnya. Perjalanan Jupiter nan unik ini yang menyebabkan hanya ada sedikit materi di orbit Mars untuk membentuk planet merah tersebut. Dan ketika Jupiter bergerak mundur ke bagian luar garis beku, ia kembali menjadi sekop yang melontarkan asteroid es dan puing-puing lainnya ke bagian dalam Tata Surya. Diduga pergerakan Jupiter inilah yang menghantarkan air ke Bumi dan planet lainnya.
Kunjungan Jupiter ke bagian dalam Tata Surya menjadi penyebab mengapa Bumi tidak memiliki sepupu seperti bumi super. Dari pemodelan, planet gas raksasa seperti Jupiter inilah yang menghalangi migrasi planet Bumi super untuk bermigrasi ke dekat bintang. Dalam hal Tata Surya, jika bukan karena Jupiter, planet Uranus, Neptunus dan bahkan Saturnus bisa bermigrasi ke dekat Matahari dan berakhir sebagai planet Bumi super.
Lagi – Lagi Jupiter
Pemodelan lainnya dan yang terbaru dilakukan oleh  Konstantin Batygin, astronom dari Caltech dan Gregory Laughlin dari UC Santa Cruz. Hasil perhitungan dan simulasi keduanya memberikan gambaran kemungkinan lain bagi sejarah Tata Surya, khususnya mengapa planet kebumian memiliki massa yang lebih rendah dibanding planet yang mengitari bintang lain serupa Matahari.
Hasil simulasi menunjukan Tata Surya pernah memiliki planet Bumi super sebagai planet generasi pertama yang terbentuk di sistem yang mengeliling Matahari ini.  Sebelum planet Merkurius, Venus, Bumi dan Mars terbentuk, area bagian dalam Tata Surya pernah dihuni oleh sejumlah planet Bumi super.  Planet-planet Bumi super ini tidak bertahan lama, hancur dan runtuh ke Matahari miliaran tahun lalu ketika Jupiter masih rajin mondar mandir ke area dekat matahari dan kemudian menjauh ke area luar.
Model yang dibangun oleh Batygin dan Laughlin juga menggabungkan skenario Taktik Akbar yang juga digunakan oleh Sean Raymond. Dalam pemodelan ini, planet Bumi super diyakini sebagai planet generasi pertama yang terbentuk di sekitar Matahari. Dan Jupiter lagi-lagi menjadi penyebab utama menghilangnya Bumi super dan berkurangnya materi pembentuk planet kebumian.
Ketika Tata Surya baru terbentuk, selama beberapa juta tahun Jupiter sangatlah masif dan terus menerus bermigrasi menuju Matahari dan kemudian mundur ke area yang dingin.  Selama perjalanan migrasinya, pengaruh gravitasi dari Jupiter menarik semua planetesimal yang berpapasan dengannya dan membawa mereka menuju Matahari. Interaksi gravitasi antara Jupiter dan planetesimal tersebut menyebabkan orbit planetesimal menjadi sangat lonjong. Implikasinya, terjadi tabrakan antara planetesimal dengan obyek lain setidaknya sekali dalam 200 tahun.
Perjalanan migrasi Jupiter inilah yang menjadi awal dari kehancuran planet Bumi super. Simulasi untuk mengetahui nasib planet Bumi super di masa Jupiter bermigrasi menunjukan planet Bumi super tidak akan bertahan. Ketika Jupiter bermigrasi, planetesimal-planetesimal yang orbitnya sudah berubah tersebut akan menggiring Bumi super yang ada dalam sistem menuju Matahari dan hancur dalam periode 20000 tahun.
Proses kehancuran itu hanya akan menyisakan 10 % materi yang kemudian membentuk Merkurius, Venus, Bumi dan Mars.

SISI GELAP GUGUS BINTANG

Beberapa minggu lalu, di sekeliling galaksi yang jauh,sebuah tipe baru gugus-bintang yang gelap dan misterius ditemukan.
Galaksi Bimasakti tempat tinggal kita dikelilingi oleh sekitar 150 kelompok bintang yang disebut gugus bola. Tiap-tiap gugus bola mengandung materi yang cukup untuk membuat puluhan atau ratusan ribu bintang.

Galaksi Centaurus A, yang dikelilingi oleh ribuan gugus bola. Masing-masing lingkaran menandai letak si gugus. Banyak di antara gugus bola tersebut bersifat normal, tapi sebagiannya lagi menyimpan rahasia gelap: mengandung banyak materi gelap. Kredit: ESO/Digitized Sky Survey. Acknowledgement: Davide de Martin.
Galaksi Centaurus A, yang dikelilingi oleh ribuan gugus bola. Masing-masing lingkaran menandai letak si gugus. Banyak di antara gugus bola tersebut bersifat normal, tapi sebagiannya lagi menyimpan rahasia gelap: mengandung banyak materi gelap. Kredit: ESO/Digitized Sky Survey. Acknowledgement: Davide de Martin.

Galaksi bernama Centaurus A dikelilingi oleh ribuan gugus bola. Masing-masing lingkaran dalam foto tersebut menandai letak si gugus bola. Banyak di antara gugus bola tersebut bersifat normal. Gugus yang lebih terang berarti mempunyai lebih banyak bintang sehingga gugus tersebut lebih masif.
Namun, ada sebagian gugus yang tampak aneh sekali. Gugus-gugus itu sepertinya tidak sekadar berisi bintang, tapi ada sesuatu yang gelap, tersembunyi, dan bermassa besar.
Para astronom memikirkan segala kemungkinan. Mungkinkah gugus gelap itu berisi lubang hitam, yang tidak dapat kita lihat tapi bermassa besar? Atau, mungkinkah gugus itu penuh dengan materi gelap?
Materi gelap merupakan materi aneh yang tidak memancarkan cahaya. Betul-betul tidak kasatmata. Objek ganjil ini tidak biasanya dijumpai di gugus bola, tapi barangkali karena sebab yang belum diketahui, mungkinkah gugus-gugus tersebut memang mengandung materi gelap? Tentunya ini akan memecahkan misteri penemuan aneh tadi. Akan tetapi, sebelum kita betul-betul yakin, gugus-gugus tersebut tetaplah sebuah misteri.
Gugus-gugus bola itu bukan satu-satunya objek gelap di Centaurus A. Di pusat galaksi ini terdapat lubang hitam yang bermassa 55 juta kali massa Matahari!

Sabtu, 18 April 2015

Salinan Diri Anda yang Lain

 Mungkinkah ketika anda sedang membaca tulisan ini, sebuah salinan yang mirip dengan anda sedang tertidur lelap, ketika salinan tsb tertidur lelap terdapat duplikasi diri anda yang lain sedang membaca tulisan ini namun ia sambil menikmati cemilan, atau mungkin yang paling tidak diinginkan adalah bahwa salinan lainnya yang mirip dengan anda sudah tidak benyawa atau mati! Setiap duplikasi tsb memiliki ingatan yang sama bahkan identitas yang sama dengan anda tapi dialam semesta yang berbeda, bisa saja alam semesta tsb berada sangat jauh bahkan diluar domain astromis kita, atau yang paling sederhana adalah alam semesta tsb yang menduplikasi diri kita berada sangat dekat, yakni ada disekitar anda. Lalu untuk kemungkinan yang ketiga (mati) ini memiliki unsur antonim sebagaimana Alan Guth katakan "Terdapat alam semesta dimana Elvis masih hidup"
 
Hal ini bermula dari persoalan si Kucing Schrödinger. Dimana seekor Kucing dimasukan kedalam kotak dan kotak tersebut dilengkapi dengan sebotol gas beracun, terhubung dengan Geiger Counter yang ditempatkan pada sepotong uranium. Katakanlah ada probablilitas 50% bahwa sebuah atom uranium akan mengalami peluruhan dan merangsang Geiger Counter sehingga menyebabkan palu merusak kaca botol. Sebelum kotak dibuka, mustahil untuk mengatakan kondisi Kucing tsb mati atau hidup. Nyatanya untuk menjelaskan keadaan si Kucing, Fisikawan menambahkan fungsi gelombang Kucing hidup dan mati! Lalu sekarang kita buka kotak tsb, sekali kita mengintip kedalam kotak suatu pengamatan dijalankan dan katakanlah si Kucing hidup!
Percobaan Kucing Schrödinger.
Bagi Schrödinger ini sangat pandir, bagaimana seekor Kucing mati dan hidup pada waktu bersamaan hanya karena kita belum menatapnya?
Pada prinsipnya apa yang sudah kita amati untuk menentukan kondisi si Kucing fungsi gelombang telah kolaps, maka dalam hal ini si Kucing memasuki kondisi definitif. Tindakan observasi merusak fungsi gelombang dan menyebabkan sebuah objek memasuki keadaan khusus.
Tapi persoalan lainnya, bagaimana jika fungsi gelombang justru tidak pernah kolaps? Ini artinya si Kucing tidak berada dalam satu kondisi definitf, melainkan kondisi hidup dan mati pada waktu yang sama! Everett membahas kemungkinan bahwa si Kucing bisa hidup dan mati pada waktu yang sama tapi dengan syarat berada di alam semesta yang berbeda.

Dalam interpretasi tsb, si Kucing mati dan hidup karena alam semesta membelah menjadi dua, di satu alam semesta ia hidup dan dialam semesta lainnya ia mati. Ini artinya persoalan Kucing tersebut juga memberi gambaran pada kita, dimana memungkinkan terdapat duplikasi kita yang lain di alam semesta yang berbeda tapi identik mirip (pararel). Misalnya anda harus mempertimbangkan ketika anda tidak menatap teman anda dikarenakan tempat tinggal anda yang jauh, dimana disuatu alam semesta yang lain yang tak terhingga jumlahnya, teman anda salah satu kemungkinannya telah mengalami kecelakan, disisi lain pada waktu yang sama teman anda justru menjadi Profesor Matematika yang hebat di usia muda. Kenyataannya disetiap titik waktu quantum alam semesta membelah setengahnya, dalam rentetan pembelahan alam semesta tanpa henti.
Lalu keunggulan interpretasi (Many Worlds) ini dijelaskan bahwa kita bisa membuang fungsi gelombang kolaps, dan artinya proses pengamatan untuk menentukan eksitensi dapat diabaikan.

"Saya teringat akan perkataan dalam karya sains fiksi Olaf Stafledon, Star Maker 'Kapanpun seorang makhluk dihadapkan dengan beberapa kemungkinan tindakan, dia mengambil semuanya, sehingga menciptakan banyak sejarah kosmos yang belainan... dan masing-masingnya terus-menerus dihadapkan dengan banyak kemungkinan arah..." Michio Kaku.

Jumat, 10 April 2015

Ruang Misner dan Perjalanan Waktu

Ruang Misner adalah ruang ideal di mana kamar tidur Anda, contohnya, menjadi seluruh alam semesta. Katakanlah setiap titik di dinding kiri kamar tidur Anda identik dengan titik di dinding kanan. Artinya jika Anda berjalan menuju dinding kiri, hidung Anda tidak akan berdarah, melainkan akan menembus dinding dan muncul kembali dari dinding kanan. Artinya, sedikit-banyak, dinding kiri dan kanan terhubung, seperti pada silinder.

Tambahan lagi, titik-titik di dinding depan identik dengan titik-titik di dinding belakang, dan titik-titik di atap identik dengan titik-titik di lantai. Dengan demikian, bila Anda berjalan ke arah mana pun, Anda persis menembus dinding kamar tidur Anda dan kembali lagi ke kamar tidur Anda. Anda tidak dapat melarikan diri. Dengan kata lain, kamar tidur Anda sesungguhnya adalah seluruh alam semesta!

Yang betul-betul ganjil adalah bahwa, jika Anda memandangi dinding kiri secara seksama, Anda melihat bahwa ia sebenarnya transparan dan terdapat salinan kamar tidur Anda di sisi lain dinding ini. Kenyataannya, terdapat klon/salinan persis diri Anda sedang berdiri di kamar tidur lain tersebut, walaupun Anda hanya bisa melihat sisi belakang Anda, tak pernah sisi depan Anda. Jika Anda melihat ke bawah atau ke atas, Anda juga melihat salinan diri Anda. Kenyataannya, terdapat rangkaian diri Anda dalam jumlah tak terhingga sedang berdiri di depan, di belakang, di bawah, dan di atas Anda.

Membuat kontak dengan diri Anda cukup sulit. Setiap kali
Anda membalik kepala Anda untuk melihat sekilas wajah
klon-klon Anda, Anda mendapati bahwa mereka juga telah berbalik, sehingga Anda tak pernah melihat wajah
mereka. Tapi jika kamar tidurnya cukup kecil, Anda dapat
menembuskan tangan Anda ke dinding dan meraih bahu
klon di depan Anda. Kemudian Anda akan terkejut mendapati bahwa klon di belakang Anda juga telah menyentuh dan meraih bahu Anda. Di samping itu, Anda bisa menyentuh dengan tangan kiri dan kanan Anda, memegang klon di sisi Anda, sampai ada rangkaian diri
Anda dalam jumlah tak terhingga yang memegang tangan. Praktisnya, Anda telah menyentuh sekeliling alam
semesta sepenuhnya untuk memegang diri Anda.(Sebaiknya tidak mencelakai klon-klon Anda. Bila Anda
mengambil senapan dan mengarahkannya kepada klon
di depan Anda, Anda harus mempertimbangkan kembali
untuk menarik pemicunya, karena klon dibelakang Anda
juga sedang mengarahkan senapan kepada Anda!)

Pada titik kritis tertentu, Anda berjalan begitu cepat di
alam semesta Misner ini sehingga Anda pergi ke masa
lalu. Kenyataannya, Anda bisa mengunjungi titik ruang-
waktu terdahulu. Hawking menganalisa ruang Misner ini
secara seksama. Dia menemukan bahwa dinding kiri dan
dinding kanan, secara matematis, hampir identik dengan
dua mulut wormhole. Dengan kata lain, kamar tidur Anda menyerupai wormhole, di mana dinding kiri dan dinding kanan adalah sama, serupa dengan dua mulut wormhole, yang juga identik.

Namun penggunaan Ruang Misner sebagai sarana perjalanan waktu secara teoritis tidak stabil karena mengakibatkan energi tak hingga yang mana adalah mustahil!

(from : Michio Kaku)

Senin, 09 Maret 2015

CAHAYA DARI SISI LAIN MILKY WAY

Foto di laman ini diambil dengan teleskop khusus yang diberi nama VISTA. Teleskop VISTA merupakan tekeskop yang istimewa karena ia tidak mengumpulkan cahaya normal yang biasa dilihat oleh mata. VISTA melihat alam semesta dalam cahaya yang tidak bisa dilihat manusia, yakni cahaya inframerah. Area pusat galaksi yang dipotret VISTA. Kredit: ESO/VVV consortium/D. Minniti Tidak seperti cahaya tampak yang bisa dilihat dengan mata, cahaya inframerah bisa bergerak melalui debu kosmik dan ia bisa memperlihatkan apa yang tersembunyi disana. Seperti teleskop lainnya, VISTA tidak hanya bisa memotret foto yang indah dari angkasa (foto indah itu cuma bonus!). Tugas utama VISTA adalah mengintip awan debu tebal di pusat Galaksi, yang biasanya menyerap cahaya tampak.Tanpa ada penghalang, VISTA dapat memandang jauh ke alam semesta dan mendeteksi obyek di sisi lain galaksi, yang tidak pernah tampak sebelumnya.Foto yang berhasil dipotret ini merupakan contoh kejutan yang berhasil diungkap VISTA saat memandang alam semesta dengan mata inframerahnya.Foto tersebut hanya menampilkan sebagian kecil kosmos, tapi VISTA berhasil menemukan dua bintang baru! Keduanya merupakan bintang tipe spesial yakni bintang variabel Cepheid (SEA-fee-id). Vuntang Cepheid berukuran sangat besar, berwarna kuning dan ribuan kali lebih terang dibanding Matahari.Yang lebih menarik lagi, bintang Cepheid terkenal dari cara mereka bercahaya. Biasanya secara perlahan-lahan bintang Cepheid akan menjadi terang dan kemudian meredup seiring waktu. Terangnya dapat berubah dalam waktu beberapa hari atau bulan, tergantung bintangnya. Nah, kedua bintang baru ini juga demikian. Terangnya berubah setiap 11 hari.Fakta menarik: Bintang variabel Cepheid punya peran sangat penting bagi para astronom. Mereka bisa membantu astronom untuk menghitung jarak galaksi – galaksi jauh.

Katai Coklat

Rasa ingin tahu kita sudah berakar di dalam kebudayaan kita. Di bidang astronomi, para ilmuwan berusaha memperluas cakrawala pemahaman kita untuk menguak misteri-misteri terbesar alam semesta. Untuk itu, mereka memerlukan teleskop supercanggih.
Ilustrasi sebuah katai cokelat. Kredit: John Pinfield.
Ilustrasi sebuah katai cokelat. Kredit: John Pinfield.
Dengan menggunakan teleskop landas-antariksa bernama WISE, bersama-sama dengan beberapa teleskop pilihan di Bumi, para astronom menemukan dua katai cokelat tertua! Objek-objek ini diduga telah terbentuk saat Galaksi kita masih sangat muda, lebih dari 10 milyar tahun yang lalu!
Katai cokelat disebut “bintang gagal” oleh sebagian astronom. Dari segi ukuran, katai cokelat berada di antara planet raksasa semacam Jupiter (planet terbesar di Tata Surya kita) dan bintang kecil. Namun, tidak seperti Matahari, temperatur katai cokelat tidak pernah bisa menjadi cukup panas untuk supaya materi-materi di dalamnya mulai bergabung dan melepaskan energi dalam suatu proses yang disebut ‘reaksi fusi’.
Setelah terbentuk, katai cokelat malah meredup dan mendingin. Dua katai cokelat yang baru saja ditemukan ini bertemperatur antara 250 sampai 600 derajat Celsius, jauuuuh lebih dingin daripada bintang. Bandingkan dengan Matahari yang temperatur di permukaannya 5.600 derajat Celsius!
Berhasil menemukan dua katai cokelat ini bagaikan menemukan peti harta karun yang bisa bikin Kapten Jack Sparrow iri. Yang bikin permata tersembunyi ini sangat istimewa adalah kecepatan gerak mereka, yaitu 100-200 kilometer per detik, jauuuh lebih cepat daripada kecepatan bintang-bintang normal dan katai-katai colelat lainnya!

Fakta Menarik: Baru tahun ini ilmuwan menemukan sistem keplanetan terdekat ketiga dari Matahari, memecahkan rekor seratus tahun. Sistem ini hanya berjarak 6.5 tahun cahaya dari kita dan mengandung dua katai cokelat!

PLANET YANG KEHILANGAN LAUTAN

Miliaran tahun yang lalu, permukaan Mars jauh berbeda dengan sekarang. Lokasi yang sekarang hanya padang pasir merah nan kering, dulunya merupakan lautan luas yang menyelimuti 20% permukaan Mars. Itu artinya, dulu lautan di Mars melingkupi area yang lebih besar dibanding area yang dilingkupi oleh lautan Atlantik di Bumi!
Ilustrasi Mars miliaran tahun lalu ketika masih memiliki lautan. kredit: ESO/M. Kornmesser 
Ilustrasi Mars miliaran tahun lalu ketika masih memiliki lautan. kredit: ESO/M. Kornmesser

Air dari lautan luas ini ternyata cukup untuk menutupi seluruh permukaan Mars dengan lapisan air bisa mencapai kedalaman 100 meter!
Informasi tentang laut tersebut diperoleh dari penelitian atmosfer Mars. Para ilmuwan melakukan penelitian dengan mempelajari dua tipe air. Yang pertama, air normal seperti yang kita minum dan mandi.
Air lainnya merupakan jenis air yang di mengandung hidrogen tipe khusus, yang disebut deutrium. Air yang terbentuk dari deutrium memiliki kandungan hidrogen lebih banyak sehingga air jadi lebih berat dibanding air yang normal.
Hal ini penting karena itu berarti cahaya matahari megubah air normal yang lebih ringan menguap (menjadi uap) dan melayang ke luar angkasa lebih cepat dibanding tipe air lainnya.
Jadi, dengan mempelajari dan membandingkan air yang lebih berat dan air yang normal di atmosfer Mars, kita bisa mengetahui jumlah air normal di Mars yang sudah menghilang ke luar angkasa.
Hasil penelitian terbaru juga mengungkapkan kalau Mars dulunya merupakan planet basah dalam waktu yang lebih lama dari yang diduga para ahli. Artinya, pada suatu waktu di masa lalu, Mars cocok untuk kehidupan dalam waktu yang lebih lama dari yang diduga.

Fakta menarik: Dulu Mars memiliki lebih banyak air di bawah permukaannya. Dan sebagian air itu masih misteri sampai kini.

Sabtu, 07 Maret 2015

ILMUAN PECAHKAN MISTERI QUASAR

ilustrasi
Quasar adalah obyek paling terang di alam semesta dan memiliki penampilan yang sangat misterius yang telah membingungkan astronom selama lebih dari dua dekade.
Sekarang, para ilmuwan menemukan misteri ini dapat diselesaikan dengan melihat dua fitur sederhana pada quasar - seberapa cepat materi dimasukkan ke dalam quasar dan dari arah mana quasar terlihat.
Quasar adalah lubang hitam supermasif yang memiliki massa hingga miliaran kali massa matahariyang tinggal di inti galaksi jauh dan besar. Mereka melepaskan sejumlah cahaya yang luar biasa terang ketika mereka merobek bintang dan melahap materi secara terpisah.
Studi terdahulu dari quasar telah menemukan bahwa sifat fisik dari objek ini cendrung sangat teratur - misalnya, ukuran quasar ini terkait dengan massanya. Namun, meskipun kecendrungantersebut, untuk beberapa alasan yang membingungkan, quasar dapat berpenampilan sangat bervariasi dalam cahaya tampak dan ultraviolet.
Untuk membantu memecahkan misteri ini, para ilmuwan meneliti sampel terbesar dari pengamatanquasar yang pernah di buat data dari lebih dari 20.000 quasar yang ditangkap oleh Sloan Digital Sky Survey. Analisis statistik mengungkapkan bahwa penampilan quasar sebagian bisa dijelaskan oleh dua faktor dasar.
"Pekerjaan kami memecahkan misteri quasar yang telah berlangsung dua dekade," kata penulis utama studi Yue Shen, seorang astronom di Observatorium Carnegie di Pasadena, California.
Faktor pertama disebut rasio Eddington - luminositas Quasar dibandingkan dengan massanya. Rasio ini memprediksi seberapa cepat materi jatuh ke quasar, dan sudah lama diduga memainkan peran penting yang membuat quasar sering memiliki tampilan bervariasi.
Faktor lainnya adalah dari arah mana para astronom melihat sebuah quasar, yang berpengaruh padaberapa banyak mereka bisa melihat awan gas yang paling dekat dengan lubang hitam. Gas yang bergerak cepat ini menghasilkan sejumlah panjang gelombang cahaya, sangat mempengaruhipenampilan quasar dan temuan ini menunjukkan bahwa awan tersebut tersusun dalam suatu cakram pipih yang menjelaskan mengapa arah dari mana mereka terlihat dapat menimbulkan banyak masalah.
"Temuan kami memiliki implikasi yang mendalam untuk penelitian Quasar," kata Shen dalam sebuah pernyataan. "Skema perpaduan sederhana ini menyajikan jalur untuk lebih memahami bagaimanalubang hitam supermasif memakan materi dan berinteraksi dengan lingkungan mereka."
Selain itu, temuan ini akan membantu meningkatkan pengukuran masa depan massa lubang hitam,yang pada gilirannya akan membantu para ilmuwan lebih memahami "pertumbuhan kosmik lubang hitam supermasif dan tempat mereka dalam formasi galaksi," kata rekan penulis studi Luis Ho di Kavli Institut Astronomi dan Astrofisika di Universitas Peking mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Jumat, 06 Februari 2015

KEPULAUAN PASIFIK

Pulau Pasifik atau Oseania, terdapat lebih dari 25.000 pulau dan kurang lebih 25 negara dan teitorial yang tersebar dari barat dan memusat di Laut Pasifik. Walaupun Kepulaulan Pasifik memiliki luas jutaan kilometer kubik, jumlah luas daratannya hanya 1.261.456 sq km. Sedikit lebih besar dari Afrika Selatan, sedikit lebih kecil daripada peru dan memiliki perbandingan dangan Alaska sebesar 4 : 5. Kepulauan New Guinea, New Zeland dan Hawai mempunyai 93 persen luas daratan. New Zealan di kepulauan bagian selatan memiliki peringkat ke 12 untuk pulau terbesar di dunia. Sedangkan, New Zealand di bagian utara memiliki peringkat ke 14.

Kepulaunan pesifik dibadi menjadi 3 subregional yaitu Melanesia, Mikronesia, dan Polinesia. Mela dari kata Melanesia dapat berarti hitam atau gelap, yang dapat diartikan dengan corak kulit masyarakat Melanesia yang gelap. Mikro dalam kata mikronesia dapat berarti kecil, karena melihat dari tubuh masyarakat Mikronesia yang pendek dan kecil. Sedangkan poli dalam kata polinesia yang berarti banyak, mengartikan kepulauan polinesia yang sangat banyak.

Melanesia

Melanesia memiliki luas 5.600 km .Dari barat laut hingga tenggara, Melanesia terdiri dari : Papua New Guinea, Papua,Pulau Solomon, Pulau Fiji, Pulau Caedonia, dan beberapa pulau dari Negara Vanuatu. Pulau terbesar di Melanesia adalah New Guinea. Pulau terbesar di kepulauan pasifik dan pulau terbesar kedua di dunia setelah Greenland. Bagian timur dan selatan New Guenea adalah negeri Solomon dan Venuatu, dan kepulauan Fiji. Terdapat lebih dari 700 bahasa di sini.

Mikronesia

Kepulauan kecil dan pulau-pulau karang Micronesia menyebar luas meliputi bagian besar wilayah utara Melanesia dan timur Asia. Mikronesia memiliki 4 bagian kepulauan. Kepulauan Carolina, kepulauan Mariana, Palau, dan Guam. Di timur Mariana adalah kepulauan Mershal. Di bagian tenggara Mariana adalah Negara Kiribati yang berada di wilayah ekuator. Negara kecil Nauru di bagian barat Kiribati juga termasuk dalam Mikronesia. Kepulauan Mikronesia sangat kecil denga luas daatan hanya 3240 sq km. Lebih dari itu, Makronesia hanya mencakup sekitar 3,6 persen dari total wilayah daratan Oseania.

Polinesia

Polinesia, berada di bagian tengah dan selatan Pasifik. Polinesia lebih besar bahkan dari jumlah luas totam Mikronesia dan Melanesia jika digabungkanPolinesia terdiri dari American Samoa, Cook Island, French Polynesia, Hawai, New Zealand, Niue, Pitcairn Island, Samoa, Tokelau, Tonga, Tuvalu, Wallis dan kepulauan Futuna.

KEADAAN ALAM

Selain New Zealand dan Kepulauan bagian selatan, Kepulauan Pasifik memiliki iklim tropis atau ubtropis. Temperatur berkisar mendekati 27° C (80° F) sepanjang tahun. Di ketinggian yang lebih tinggi, temperatur turun hingga mencapai 1,7° C (3° F) untuk setiap kenaikan ketinggian 300m.

Vegetasi kepulauan pasifik sangat beragam bergantung dari jenis daratannya. Kepulauan yang bertautan dengan benua memiliki vegetasi iklim tropis dengan hutan mangrove yang mengelilingi pulau. Tanah dan kepulauan karang sedikit jumlahnya, berpasir dan sangat kurang subur. Vegetasi yang jarang, hanya tediri dari semak belukar, puhon-pohon kecil, dan sangat banyak ditemukan pohon palm. Namun, di kepulauan rendah yang menerima lebih banyak curah hujan, terdapat beberapa hutan.


PENDUDUK KEPULAUAN PASIFIK
Kepulauan Pasifik teridiri dari berakam ras dan kelompok etnis, yang berasal dari migrasi wilayah yang terjadi ribuan tahun lalu. Mereka termasuk penduduk Melanesia, Mikronesia dan Polinesia, yang kemungkinan perasal dari Asia Tenggara, Eropa dan Amerika, Cina, dan Indian yang menemukan Fiji. Imigran lainnya yang termuda adalah penduduk Vietnam yang mendiami Caledonia dan Vanatu. Lalu yang lainnya juga adalah penduduk Filipina yang mendiami Mikronesia.

Tidak terhitung banyaknya bahasa yang ditemukan. Terdapat sekitar 1200 bahasa di kepulauan psifik, dan sekitar 700 bahasa terdapat di New Guinea. Bahasa-bahasa ini dibagi dalam dua kelompok, Papuan dan Malayo-Polynesian. Bahasa Papua terdapat di New Guinea, sedangkan Malayo- Polinesian terdapat di tempat lain di kepulauan Pasifik. Mayoritas penduduk di Kepulauan Pasifik menggunakan bahasa Malayo-Polinesian dalam kesehariannya. Bahasa Inggris dan bahasa Perancis, digunakan sebagai bahasa resmi Negara atau daerah yang diajarkan dalam bahasa pengantar di sekolah. Bahasa Inggris menjadi bahasa resmi dari Fiji, Kiribati, New Zealand, Papua New Guinea, Kepulauan Solomon, Tonga, Vanuatu, dan Negara bagian Mikronesia. Bahasa Perancis menjadi bahasa resmi dari French Polinesia, New Cacedonia, Vanuatu, dan Wallis-Futuna

Penduduk dan Kebudayaan Melanesia

Walaupun terdapat banayak keberagaman penduduk asli di Melanesia, secara keseluruhan, penduduk di sana berkulit hitam dan berambutt keriting. Suku asli New Guinea bermigrasi bermigrasi ke pulau tersebut lebuh dari 30.000 tahun yang lalu. Kelompok kedua, suku Papua, mendominasi populasi penduduk di New Guinea. Kelompok ketiga adalah suku Melanesia, yang mendiami prtama kali dan merupakan suku asli Melanesia yang mendiami bagian ujung selatan New Guinea dan beberapa pulau dia Melanesia. Ketiga kelompok suku ini, merupakan keturunan ras Austroloid yang mendiami Australia dan beberapa bagia dari Asia Tenggara. Ras yan tidak berkulit gelap yang berada di wilayah Melanesia dapat kita temui di Fiji, yang memiliki kulit lebih terang yang biasa kita temui di wilayah Polinesia. Juga, beberapa penduduk Fuji juga berasal dari suku Indian yang dibawa oleh kapal Inggris anatara tahun 1979 dan 1916 untuk bekerja di pergebunan tebu. Kebanyakan penduduk Melanesia berkehidupan dari bertani dan sangat menganut budaya patrilineal.

Penduduk dan Kebudayaan Makronesia

Pulau-pulau dibagain timur Mikrinesia didiami oleh pe nduduk keturunan ras Polinesia, atau mongoloid, yang karakteristiknya adalah berkulit lebih terang dan berambut hitam lurus atau bergelombang, tapi tidak ikal. Di uung bagian barat kepulauan, ras kulit coklat Melayu dan kulit hitam Melanesia juga ditemukan.Karena sebagian besar mata pencaharian menra adalah sebagai pelaut dan sering bepergian antar pulau, Secara umum, penduduk Mikronesia hidup di pantai. Selain di Kiribati, kebudayaan di Mikronesia menganut system matrilineal. Di sana, kekeluargan juga sangat tinggi.

Sebelum jaman colonial, penduduk Mikronesia adalah penganut politeisme, yaitu kepercayaan yang menganut lebih dari satu tuhan atau dewa. Mereka percaya tuhanlah yang mengatur kesehatan, cuaca, dan kondisi-kondisi lainnya. Misionaris dari Amerika dan Eropa mengubah sebagian besar penduduk Mikronesia menjadi beragama Kristea, terutama Katolik Roma. Seni dan kerajinan di Mikronesia berupa ornament, tato, dan kerajinan kayu.

Penduduk dan Kebudayaan Polinesia

Polinesia, tidak seperti di Mikronesia dan Melanesia memiliki kebudayaan, bahasa dan kondisi fisik yang hamper serupa semua. Polinesia berasal dari ras mongolod, yang memilki kulit lebih terang dan tubuh lebih tinggi daripada penduduk di Mikronesia dan Melanesia. Rambut mereka hitam dan lurus atau bergelombang. Walaupun nenek moyang mereka tidak menggunakan bahan baku logam, mereka lebih memiliki kebudayaan yang lebih tinggi lagi dengan menggunakan bahan material yang terdapat di sana.

Sebelum jaman colonial, penduduk polinesia juga menemikan berbagai macam cara menangkap ikan, seperti menggunakan perangkap, jarring dan bermacam teknik menangkap ikan lainnya. Penduduk polinesia juga membuat patung besar yang terdapat di kepulauan bagian timur. Mereka sangat lihai dalam seni kerajinan tangan, yang keahlian tersebut diturunkan dari keluarga mereka hingga sekarang. Seni dan kebudayaan lainnya adalah seni suara dan tarian, yang cukp terkenal hingga sekarang di Kepulauaan Pasifik.

Pada jaman colonial, penuduk Polinesia percaya pada banyak tuhan, yang mewakilkan banyak aspek dalam lingkungan. Penduduk polinesia bahkan percaya bahwa mereka adalah keturunan langsung dari dewa-dewa mereka. Namun, seperti kebanyakan kepulauan pasifik lainnya, penduduk Polinesia sekarang menganut ajaran Kristen. Mayoritas beragama Protestan, dan minoritas menganut Katolik Roma. Di French Polinesia, terdapat 55 persen populasi yang menganut Protestan, dan sekitar 36 persen yang menganut Katolik.


PEMERINTAHAN

Kepulauan Pasifik terdapat 10 negara Independen seperti Fiji, Nauru, New Zealand, Papua New Guinea, Solom Island, Tonga, Tuvalu, Vanuatu, dan Samoa. Hawai adalah Negara bagian dari Amerika Serikat, Papua adalah profinsi dari Indonesia, dan pulau paling timur adalah bagian dari Chile. Enam pemerintahan mandiri tetap menjaga hubungan dengan Negara bekas kolonialnya. Cook Island dan Niue dengan New Zealand; Federated States of Micronesia, Marshial Island, Palau, dan kepulauan mariana selatan dengan Amerika Serikat. Dan 7 Teritoral terdaftar dalam Negara lain. Ketujuh teritori ini adalah New Caledonia, French Polynesia, dan Waliis dan Natuna yang terdaftar termasuk dalam wilayah Perancis; Tokelau yang terdaftar dalam wilayah New Zealand; Pitcairn Island yang terdaftar dalam wilayah Britain; Dan American Samoa dan Guam yang terdaftar dalam wilayah AmerikaSerikat.

SEJARAH

Asal Mula Penduduk Kepulauan Pasifik

Kepulauan Pasifik dihuni pertama kali oleh migrant dari Asia Tenggara. Walaupun tidak diketahui persis kapan migrasi itu dilakukan, cukup jelas mereka mulai menghuni di akhir jaman es, selama masa Pleistosin ( berakhir 10.000 tahun lalu ). Selama jaman es, luas laut lebih kecil daripada sekarang, Selat Sunda dan Sahul tidak tertutup air pada saat itu. Selat Sunda menghubungkan semenanjung Asia Tenggara dan menghubungkan banyak pulau di bagian barat Indonesia, seperti Pulau Jawa dan Sumatra. Selat Sahul menghubungkan Australia, New Guinea, dan kepulauan Aru di Indonesia. Ketika Selat Sunda dan Sahul tertutup, New Guinea terpisah dari Australia dan kepulauan bagian timur Indonesia semakin memisah dari Indonesia Tengah karena tertutup oleh air. Ras kulit hitam, yang disebut Austroloit, berlayar sampai ke New Guina dan pulau-pulau lain di Melanesia.

Gelombang selanjutnya dalam migrasi, ras Asia yang berbahasa Melayu-Polinesia, mendiami New Guinea dan sampai ke tenggara dengan menggunakan kano. Mereka menjangkau Kepulauan Fiji sekitar 3.500 tahun lalu. Diawal sekitar 5.000 tahun lalu, gelombang migrasi lainnya, bertubuh lebih pendek dan berkulit lebih terang, menjelajah kea rah timur dari Indonesia dan Filipina ke kepulauan Mikronesia.

Kepulauan Pasifik yang terakhir dihuni adalah Polinesia. Penduduk Polinesia, dengan karakteristik ras Asian, beberapa berasal dari Asia Tenggara. Pelayar Polinesia menempuh daerah Pasifik menggunakan bintang sebagai penunjuk. Mereka melengkapi wilayah oseania dengan menemukan Hawai pada sekitar abad ke 7 sampai 13. Karena hamper semua populasi Kepulauan Pasifik melewati Melanesia, wilayah tersebut memiliki penduduk yang menrupakan pencampuran dari banyak ras lainnya..

Eksplorasi Eropa dan Kolonial

Orang Eropa pertama yang menemukan Pasifik adalah seorang penjelajah dari Spanyol bernama Vasco Núñez de Balboa. Tujuh tahun kemudian, Navigator Portuis bernama Ferdinand Magelland, berlayar dari Spanyol, melewati Amerika Selatan yang kemudian berlayar sampai ke pasifik. Ia lalu mendarat di Kepulauan Tuamotu dan Guam. Penjelajah Eropa lainnya, termasuk Jakob Le Maire dan Abel Janszoon berlayar sampai ke Pasifik di awal abad ke 17. Walaupun semua penjelajah ini sangat mengerti tentang Pasifik, Navigator Inggeris bernama Kapten James Cook lah yang memberitakan Oseania ke Eropa. James Vook juga yang menemukan Kepulauan Sandwich pada abad 18 yang kemudian dikenal dengan kepulauan Hawai.

Penduduk eropa memberikan tragedy dan inovasi pada penduduk asli Kepulauan Pasifik. Penyakit yang diderita oleh penduduk eropa seperti TBC, cacar, dan campak mengurangi populasi di Oseania,terutama di Polinesia. Di beberpa wilayah kepulauan terjadi penurunan kepadatan penduduk. Penyakit yang ditularkan tidak berhenti menjangkit sampai pada awal abad ke 20. Selama abad ke 19, Perancis, Ingrris, Jerman dan Amerika Serikat menyatakan hamper seluruh kepulauan Pasifik menjadi Negara kolonialnya.
 
Blogger Templates